Share This Article
Universitas Lampung (Unila) menggerakkan Program Inovasi Seni Nusantara Tahun 2026 untuk merevitalisasi Orkes Gambus Al-Anwar di Kabupaten Pesawaran.
(Onoff.id): Pendanaan program ini bersumber dari skema BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Tim pengabdi diketuai Ricky Warman Putra. Sedangkan anggota tim terdiri dari Agung Hero Hernanda dan Lora Gustia Ningsih. Mereka mendampingi komunitas lewat pengembangan aransemen, pelatihan produksi audio, hingga penyerahan bantuan alat musik gambus.
Sebelumnya tim melihat penurunan minat generasi muda menjadi ancaman nyata bagi kelestarian musik tradisional. Teknologi digital dinilai dapat menjadi jawaban untuk melestarikan warisan budaya gambus.
Transformasi digital juga dapat membebaskan musisi dari ketergantungan pada label rekaman besar. Karena tim melakukan pelatihan Digital Audio Workstation agar mitra menguasai teknik seputar perekaman, penataan suara, dan perangkat lunak modern.
“Melalui kegiatan ini kami berupaya membangkitkan kembali minat dan semangat generasi muda untuk mengenal, menikmati, serta mengembangkan musik tradisional melalui pendekatan yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” terang Ricky Warman Putra, baru-baru ini.
Program berhasil menelurkan dua karya lagu baru berjudul Menuntut Ilmu dan Berkatilah. Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan diseminasi karya yang mengudara di kanal YouTube Pendidikan Musik Unila pada 10 Oktober 2026.
Ketua Orkes Gambus Al-Anwar, Mazni, menyampaikan apresiasinya. Diakuinya, kegiatan tersebut telah memberi manfaat bagi komunitas, terutama dalam menambah wawasan dan keterampilan dalam mengembangkan musik tradisional melalui pemanfaatan teknologi digital.(*)

