Share This Article
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, hadir membagikan pengalaman strategis terkait seni memimpin dan ketegasan pengambil kebijakan kepada para perwira menengah.
(Onoff.id): Sesi pembekalan khusus tersebut diberikan langsung saat Mentan Amran Berbagi Kiat Kepemimpinan kepada Perwira Polri-TNI di Jakarta.
Di hadapan peserta didik Kuliah Kerja Profesi I Sespimti Polri Dikreg ke-36, Amran menekankan bahwa kualitas utama seorang pemimpin diuji dari keberanian mengambil keputusan yang berpihak kepada rakyat.
Menurutnya, kesalahan dalam merumuskan kebijakan publik berdampak jauh lebih destruktif dibanding tindakan korupsi.
“Kebijakan yang salah jauh lebih berbahaya dari koruptor. Karena itu pemimpin harus berani mengambil keputusan yang benar dan berpihak kepada rakyat,” tegas Mentan Amran, Selasa (29 September 2026).
Butuh Nyali
Amran menceritakan bagaimana tindakan tegas harus diambil pihaknya untuk melakukan perombakan tata kelola di sektor pertanian. Buah manis yang dipetik, imbuhnya, negara berhasil memangkas rantai birokrasi dan melahirkan efisiensi anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah.
Transformasi struktural ini menuntut kapasitas intelektual, kepekaan membaca masalah, serta ketegasan mental dari seorang pimpinan.
Keberhasilan mengelola institusi besar, lanjut Mentan Amran, tidak mungkin tercapai apabila masih memelihara ego sektoral. Kolaborasi lintas sektor serta penekanan pada integritas karakter menjadi fondasi mutlak untuk melahirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika zaman.
Kombes Pol Boy J Situmorang yang mewakili peserta Sespimti Polri menilai pemaparan tersebut memberikan pencerahan substansial bagi para calon pimpinan tinggi.
Bekal pengalaman kepemimpinan lapangan yang dibagikan memperkuat kesiapan mental perwira dalam menghadapi tantangan strategis negara ke depan.(*)

