Share This Article
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, meminta perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 keluar dari rutinitas seremonial biasa. Momentum tersebut harus memperlihatkan potensi dan prestasi santri.
(Onoff.id): “Keinginan saya, bagaimana kita bisa menampilkan berbagai prestasi para santri. Sehingga santrinya bisa berperan aktif dalam kegiatan ini,” kata Zulkarnain dalam rapat persiapan di Aula Pepadun, Kamis (15 Oktober 2026).
Ia berharap panitia memberikan ruang lebih luas bagi santri dan siswa madrasah untuk terlibat langsung dalam rangkaian acara. Berbagai penampilan seperti marching band, paduan suara, musik, serta petugas upacara dari kalangan santri perlu dipersiapkan secara maksimal.
Menurut Zulkarnain, kemampuan santri tidak terbatas pada bidang keagamaan saja. Santri yang memiliki prestasi di tingkat provinsi maupun nasional harus diberi kesempatan tampil guna menunjukkan hasil pembinaan pesantren dan madrasah.
“Kalau ada lomba-lomba yang pernah menang, juara nasional atau tingkat provinsi, boleh dia tampil. Kita ingin prestasi mereka terlihat dan menjadi kebanggaan bersama,” katanya.
Terbuka pada Media
Zulkarnain juga meminta petugas pembawa acara melibatkan santri atau siswa madrasah yang menguasai bahasa Arab dan Inggris. Ia kembali menegaskan agar santri wajib menjadi pemeran utama dalam gebyar HSN, bukan sekadar hadir sebagai penonton atau peserta biasa.
Panitia diminta segera mengidentifikasi santri dan siswa berprestasi untuk menyiapkan penampilan yang sesuai dengan potensi masing-masing.
Catatan penting lain menyangkut aspek publikasi. Zulkarnain meminta panitia berkoordinasi secara aktif dengan media massa, serta memaksimalkan media sosial guna menyebarluaskan informasi kegiatan dan prestasi santri.
“Jangan sampai kita melaksanakan kegiatan dalam skala besar di tingkat provinsi, tetapi luput dari perhatian media,” pungkasnya.
Ditegaskan Zulkarnain, publikasi sangat diperlukan agar masyarakat luas mengetahui potensi serta kontribusi nyata santri dalam membangun sumber daya manusia.(*)

