Share This Article
Impian Ustaz Jamaluddin, marbot sekaligus guru ngaji di Kampung Zakat Dusun Sidomulyo, Pesawaran, untuk memiliki hunian layak akhirnya terwujud.
(Onoff.id): Rumah yang semula rusak kini berdiri kokoh berkat uluran tangan Unit Pengumpul Zakat Kanwil Kemenag Lampung, Penyuluh Agama Islam, serta gotong royong warga setempat.
Program ini membuktikan bahwa dana zakat aparatur sipil negara mampu menghadirkan perubahan nyata di akar rumput.
Hunian baru ini bukan sekadar tempat berlindung bagi keluarga Ustaz Jamaluddin, melainkan tetap menjadi ruang hangat bagi anak-anak sekitar untuk belajar mengaji.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengapresiasi kesadaran berbagi para ASN yang menyalurkan zakat dan sedekah melalui UPZ.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang tepat sasaran menjadi instrumen kuat untuk memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan umat. “Zakat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata ketika dikelola secara tepat,” ujarnya, Minggu (4 Oktober 2026).
Ia juga memuji peran aktif para penyuluh agama yang mendampingi warga di lapangan. Kehadiran mereka memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Lampung.
Kemenag Lampung berharap budaya berbagi ini terus tumbuh di lingkungan instansi. Setiap rupiah zakat yang ditunaikan diyakini mampu menjadi amal jariyah, sekaligus solusi atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat kurang mampu.(*)

