Share This Article
Alunan shalawat dan derap tabuhan marawis menyatu dalam kehangatan malam di kawasan Labuhanratu Raya. Ratusan warga memenuhi lapangan terbuka, menyimak baris demi baris nasihat tentang keselamatan jiwa yang berawal dari lidah.
(Onoff.id): Suasana khidmat itu tercipta dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas Pengurus Masjid Al Mardhiyah. Warga RT 04/Lk1, Kecamatan Labuhanratu, Kota Bandarlampung, memadati lokasi acara pada Minggu (30 Agustus 2026) malam.
Hadir di tengah jemaah, Ustadz Abdul Qodir Abdullah yang menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya mawas diri. Dia menekankan bahwa tutur kata manusia memiliki dampak besar bagi nasibnya di dunia maupun akhirat.
“Lisan itu sumber malapetaka jika kita tidak bisa menjaganya,” kata Ustadz Abdul Qodir.
Mengejar Husnul Khotimah
Guna menyucikan ucapan sehari-hari, Ustadz Qodir mengajak jemaah mengalirkan energi positif lewat perkataan. Caranya dengan membiasakan diri membaca Al Quran, berzikir, bershalawat, serta rajin mendengarkan petuah kebaikan.
Kebiasaan hidup seseorang akan menjadi cermin dari akhir hayatnya, imbuhnya, orang yang akrab dengan maksiat berisiko wafat dalam keburukan. Sedangkan mereka yang konsisten beramal saleh berpeluang meninggal dalam kondisi terbaik.
Maka dari itu, kebaikan harus menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari. “Karenanya, mari kita banyak-banyak ibadah agar mati dalam keadaan husnul khotimah,” tuturnya.
Semarak Kembang Telor
Kemeriahan acara makin terasa lewat hadirnya tradisi lokal yang sarat makna. Sebelum tausiah dimulai, warga mengarak kembang telor yang dihias anggun di atas wadah berbentuk perahu mengelilingi permukiman.
Panggung utama juga semarak oleh penampilan seni islami tim marawis Mardhotillah. Kemampuan para santri TPA Al Mardhiyah melantunkan surat-surat pendek secara bersama-sama turut mengundang apresiasi hangat dari jemaah.(*)

