Share This Article
PT Perkebunan Nusantara I (Persero) bersama PTPN Group mengirim 17,048 ton bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada 23 Agustus 2026.
(Onoff.id): Bantuan tersebut mencakup 12.175 kilogram beras, 2.616 kilogram gula pasir, 1.637 kilogram minyak goreng, dan 620 kilogram selimut. Seluruh bantuan diangkut menggunakan KM Niki Mila Utama melalui rute Surabaya–Labuan Bajo.
Setibanya di Labuan Bajo, bantuan akan dikoordinasikan melalui Posko Bencana BRI. Selanjutnya, bantuan disalurkan ke masyarakat terdampak dan lokasi pengungsian sesuai kebutuhan di lapangan.
Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, mengatakan pengiriman bantuan menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas PTPN Group. Menurut dia, masyarakat terdampak bencana membutuhkan lebih dari sekadar bantuan material.
“Di tengah situasi bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan
bantuan, tetapi juga kepedulian dan kehadiran. Karena itu, PTPN I berupaya hadir untuk meringankan beban masyarakat terdampak di NTT,” ujar Rivai.
Disalurkan Melalui Posko Bencana
PTPN I bersama PTPN Group juga menyiapkan tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tim ini akan berkoordinasi dengan posko serta pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Rivai menegaskan penanganan bencana membutuhkan gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat NTT melewati masa sulit dan mempercepat proses pemulihan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat NTT dan menjadi bagian dari gotong royong untuk mempercepat pemulihan. PTPN Group mendoakan masyarakat NTT diberi kekuatan, keselamatan, dan ketabahan untuk segera bangkit,” kata Rivai.(*)

