Share This Article
Operasi Tim SAR Gabungan pencarian 8 penumpang speedboat Arupadhatu 1 memasuki hari ketiga. Kendati keberadaan rombongan jurnalis yang hilang kontak belum teridentifikasi, tim SAR menemukan life jacket dan pelampung terapung di perairan.
(Onoff.id): Pada pencarian Kamis (10 September 2026), Tim SAR Gabungan membagi wilayah operasi menjadi enam sektor dengan total luas sekitar 2.483 nautical mile persegi.
Pencarian melibatkan berbagai unsur dan sarana, di antaranya KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Karambit, KP Sanjaya, KAL Anyer, KAL Pahawang, RIB 02 Banten, KM Aruphadatu, Helikopter HR 3604, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Potensi SAR, nelayan dan masyarakat.
Pencarian dilakukan secara intensif di sejumlah wilayah di sekitar Gunung Anak Krakatau hingga perairan sebelah tenggara, utara, barat daya, dan barat laut Gunung Anak Krakatau.

Dalam pencarian di Sektor F, KAL Anyer menemukan sebuah life jacket pada pukul 15.32 WIB. Temuan tersebut berada di koordinat 06°04’30.00″ LS.
Sementara pada laporan operasi juga tercatat temuan pelampung di koordinat 06°17’26.40″ LS, 105°22’42.00″ BT.
Kedua temuan tersebut masih dalam proses verifikasi untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan delapan orang yang sedang dalam pencarian.
Sementara itu, hasil penyisiran di Sektor A, B, C, D, dan E masih nihil. Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia, termasuk dukungan udara melalui Helikopter HR 3604.
Identifikasi Temuan
Pasca ditemukan life jacket dan pelampung, banyak respon yang berkembang di publik. Misalnya, terkait penemuan life jacket.
Kendati Tim SAR sedang memverifikasi dua benda yang ditemukan, beberapa netizen di berbagai media sosial mempertanyakan.
Apakah, life jacket dan pelampung itu sudah di-crosscheck kepada Sandi Wiasa, sebagai pemilik speedboat yang disewa oleh 5 jurnalis yang kini sedang dicari keberadaannya.
Asumsinya, sebagai pemilik speedboat sangat mungkin Sandi mengetahui perlengkapan keamanan yang dipersiapkan pada kapal yang disewakannya.
Namun ada pendapat netizen lain yang mengemuka usai menelisik foto yang beredar. Pada foto tersebut memperlihatkan kelima jurnalis saat berada di speedboat untuk menunggu pemberangkatan.
Saat disandingkan, warna dan bentuk life jacket yang ditemukan Tim SAR berbeda dengan life jacket yang tampak di speedboat dan yang dikenakan salah seorang jurnalis yang ada di speedboat tersebut.
Namun demikian, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya pencarian.
“Temuan life jacket dan pelampung ini menjadi perhatian bagi kami. Namun, kami masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah barang tersebut berkaitan dengan survivor yang sedang kami cari,” terang Al Amrad, Kamis (10 September 2026).(*)

