Share This Article
Gubernur Mirza naik helikopter TNI AU 451 pantau kondisi terkini Anak Krakatau. Selain pemantauan udara, pengamatan visual juga dilakukan dari kapal perang TNI AL KRI Lepu-861 yang mendekati lokasi hingga jarak tiga kilometer.
(Onoff.id): Hasil pengamatan menunjukkan aktivitas gunung api di Selat Sunda itu masih berlangsung. Meski frekuensi muntahan magma mulai berkurang dan hembusan asap putih tampak lebih mendominasi.
Kondisi tersebut disampaikan usai pemantauan dalam konferensi pers di Pusdalops BPBD Provinsi Lampung. Kendati aktivitas menurun, Gubernur Mirza menegaskan kondisi ini bukan berarti erupsi telah usai.
“Gunung Anak Krakatau masih erupsi dan statusnya tetap Siaga,” katanya, Rabu (9 September 2026).
Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dengan jajaran TNI AL yang ikut bersiaga selama tiga hari terakhir. Langkah mitigasi difokuskan untuk menjaga keselamatan warga di wilayah pesisir.
Kesiapan sistem peringatan dini dan kejelasan jalur evakuasi kini diperiksa secara berkala. Pendorongan logistik berupa masker juga disalurkan untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik.
“Kewaspadaan kepada masyarakat terus ditingkatkan, terutama masyarakat pesisir dan pantai. Alarm-alarm kita cek, termasuk jalur-jalur evakuasi. Masker juga dibagikan,” kata Mirza.(*)

