Share This Article
Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung memasuki tahap krusial. Bidang Penais Zawa, Kemenag Lampung, mengumpulkan seluruh unsur pendukung dalam rapat teknis dan bimbingan teknis e-MTQ serta e-Maqra.
(Onoff.id): Sebanyak 53 perwakilan dari berbagai bidang hadir mengikuti agenda pematangan sistem tersebut.
Unsur yang terlibat mencakup dewan pengawas, ketua Majelis 1 hingga Majelis 9, sekretaris, pembawa acara, panitera, dan operator.
Kemudian tim teknologi informasi, perekap, penghimpun karya, serta petugas mimbar 1 hingga mimbar 9.
Bimtek dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman seluruh petugas dalam mengoperasikan sistem digital yang digunakan. Penyatuan persepsi mekanisme perlombaan menjadi fokus utama agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan transparan.
Ketua Majelis Yusuf Baihaqi, menegaskan pentingnya profesionalitas petugas di lapangan. Seluruh peserta diminta menguasai tata tertib dan mekanisme kerja secara mendalam.
“Setiap peserta bimtek dapat memahami secara menyeluruh mekanisme kerja, tata tertib, serta penggunaan sistem yang telah disiapkan,” ujar Yusuf, di Aula Pepadun, Rabu (14 Oktober 2026).
Ia mengingatkan agar koordinasi antarpelaksana diperketat sejak dini. Langkah antisipasi ini penting untuk meredam potensi kendala teknis, maupun administratif selama perlombaan berlangsung.
Sedangkan Ketua Tim SBIMQH Kanwil Kemenag Lampung, Sofyan Hadi, membedah kesiapan sarana prasarana dan aspek teknis perlombaan. (*)

