Share This Article
Gelombang Islamofobia global menghantam India dan membawa dua ulama terkemuka negeri tersebut menemui pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta.
(Onoff.id): Mufti Abu Bakar Jaber Al-Qasmi selaku pendiri Yayasan Kahf-ul-Iman Trust serta Syekh Maulana Uwais Vastanvi sebagai Wakil Presiden Jamia Islamia Ishaatul Uloom hadir bersama Muhammad Haidar.
Rombongan asal Hyderabad ini langsung diterima Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan serta Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Bunyan Saptomo beserta jajaran pengurus.
Mufti Abu Bakar menguraikan nasib Muslim India yang memprihatinkan dan maraknya aksi perobohan tempat ibadah. Dikatakannya motif politik penguasa berhaluan Islamofobia menjadi dalang utama di balik perusakan masjid-masjid.
“Penghancuran masjid di India terjadi karena persoalan politik dari penguasa yang Islamofobia,” ujar Mufti Abu Bakar, seperti dilansir MUI digital, Kamis (8 Oktober 2026).
Melihat keretakan relasi antarlembaga Islam di negaranya, Mufti Abu Bakar melirik MUI sebagai poros strategis perdamaian dunia Islam. Mereka ingin menyerap strategi merajut sinergi dan persatuan umat secara utuh.
Amirsyah Tambunan menyambut baik niat tersebut dengan menekankan urgensi persatuan umat berlandaskan tuntunan Alquran demi meredam gejolak politik serta tantangan global.
Fondasi solid menjadi perisai utama menghadapi tekanan Islamofobia.
Pendidikan sebagai Bekal
Syekh Uwais Vastanvi turut menyoroti sektor pendidikan Islam sebagai instrumen krusial melahirkan generasi muslim unggul.
Lembaga yang dikelolanya mendedikasikan diri penuh untuk membentuk kualitas sumber daya manusia demi membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
“Inilah yang membuat mereka fokus pada mempersiapkan generasi muslim yang diharapkan dapat memberikan pengaruh kepada masyarakatnya ke depan,” tutur Syekh Uwais.
Amirsyah menyambung pemaparan tersebut dengan membagikan visi besar MUI dalam mencetak tatanan khairun ummah serta baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Pembangunan kualitas sumber daya manusia berjalan selaras dengan cita-cita luhur Islam yang sejahtera dan penuh berkah.
Pertemuan hangat ini membuka babak baru kolaborasi strategis antara MUI dan jaringan organisasi Islam India. Kedua belah pihak sepakat menjadikan persatuan serta pendidikan sebagai pilar utama membentengi umat dari ancaman global.(*)

