Share This Article
Sempitnya lahan perkotaan di Bandar Lampung disulap menjadi kebun produktif demi memperkuat ketahanan pangan keluarga.
(Onoff.id): Melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Dinas Pangan Kota Bandar Lampung mendorong warga menanam cabai, sayur, dan rampai langsung di halaman rumah.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Pangan, Ni Made Ayu Kumala Dewi, menjelaskan keterbatasan ruang justru menuntut kreativitas warga agar mandiri memenuhi kebutuhan dapur.
“Prinsipnya pada penguatan lahan pekarangan. Kita manfaatkan optimal untuk ketahanan pangan keluarga,” ujarnya, Senin (28 September 2026).
Program yang mulai bergulir November mendatang ini menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai motor penggerak permukiman.
Penentuan lokasinya menyasar keluarga prasejahtera serta wilayah rentan rawan pangan berdasarkan koordinasi bidang ketersediaan pangan.
Konsistensi program yang dirintis sejak 2017 ini kini menjangkau lima wilayah pada 2026, meliputi Kecamatan Panjang, Tanjung Karang Pusat, Tanjung Karang Barat, Teluk Betung Utara, dan Teluk Betung Timur.
Sejumlah wadah penggerak seperti KWT Dahlia di Panjang Selatan, KWT Mangga Manis di Karang Maritim, KWT Maju Bersama di Persawahan, KWT Jaya Bersama di Gunung Mas, hingga KWT Anggrek di Way Lunik menjadi garda depan dalam membudidayakan pangan dari pekarangan rumah.(*)

