Share This Article
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung memberikan penghargaan dan uang pembinaan kepada para pelajar serta guru madrasah peraih juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
(Onoff.id): Penyerahan apresiasi dirangkaikan dengan evaluasi pembinaan untuk menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Lampung.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung, Erwinto, menyerahkan langsung penghargaan tersebut di halaman kantornya. Ia meminta para pengawas untuk mengevaluasi pola pembinaan, terutama bagi sekolah yang belum berhasil mengantarkan siswanya meraih juara.
“Madrasah yang belum meraih juara perlu melakukan evaluasi dan memperkuat pembinaan agar prestasi siswa terus berkembang,” ujar Erwinto, Senin (28 September 2026).
Ia juga berpesan agar para peraih juara tetap fokus meningkatkan kemampuan, tanpa melihat besar kecilnya nilai penghargaan yang diterima.
“Jangan melihat besar kecilnya nilai penghargaan. Yang terpenting adalah apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih,” katanya.
Persiapan OMI Provinsi
Pada ajang tahun ini, deretan prestasi dicetak oleh siswa dari berbagai jenjang. Di tingkat Madrasah Aliyah (MA), MAN 1 Bandar Lampung meraih Juara 1 Fisika Terintegrasi melalui Rahel Paradila Rasyad.
Sedangkan juara 1 Geografi Terintegrasi oleh Muhammad Azam El Fatin, serta sejumlah juara lainnya seperti Muhammad Arsyad Al Hanif, Nawa Aldio Wirwaji, Muhammad Ilmi Ardiman Mitomo, dan Satya Pandega Ahtahya Zati.
Pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), MTsN 2 Bandar Lampung meraih Juara 1 IPA Terintegrasi melalui Muhammad Awanta Adibrata dan Juara 2 oleh Pio Reza Erfa Fahrani.
Sementara di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Muhammad Farid Habibi dari MIN 4 meraih Juara 2 Matematika Terintegrasi, disusul Muhammad Habibi Eka Hadaia dari MIN 10 dan Abiasa Putra Subowo dari MIN 5 yang masing-masing meraih Juara 3.
Setiap siswa peraih juara menerima uang pembinaan sebesar Rp500 ribu sedangkan guru pembina mendapatkan Rp1.100.000.
Kegiatan ditutup dengan pengarahan teknis oleh Kasi Penmad untuk persiapan pemusatan latihan (training center) OMI tingkat Provinsi Lampung.(*)

