Share This Article
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandar Lampung memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia, dengan menggelar aksi kemanusiaan donor darah.
(Onoff.id): Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Firdaus yang berlokasi di Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung, Selasa (25 Agustus 2026).
Tidak kurang 150 santri, berusia 17 tahun ke atas, ikut berpartisipasi. Namun, saat tim medis dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Lampung melakukan pemeriksaan kesehatan, hanya 53 pendonor yang dinyatakan lolos seleksi dan dapat mendonorkan darahnya.
dr. Zam Zanariah, Ketua DPC PKB Kota Bandar Lampung, mengatakan kegiatan donor darah ini dipilih karena memiliki manfaat ganda. Selain bermanfaat untuk kesehatan, juga menjadi ladang ibadah.
“Aksi kemanusiaan ini tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran fisik, tetapi juga menjadi ladang ibadah dan pahala. Setetes darah yang didonorkan sangat vital untuk menyelamatkan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi,” ungkapnya kepada Onoff.id.
Zam Zanariah juga mengusulkan agar peringatan HUT RI mendatang dapat diisi gerakan donor darah serentak di seluruh Indonesia. “Pasti akan mendatangkan banyak manfaat,” katanya.

Dalam kapasitas sebagai dokter, dirinya menguraikan faedah donor darah. Kalau dilakukan secara rutin setiap 2–3 bulan, terang Zam Zanariah, dapat mencegah badan terasa pegal-pegal dan membuat tubuh pendonor lebih bugar.
“Ternyata selain membantu orang lain, berdonor darah juga bermanfaat bagi tubuh pendonor. Dengan berdonor darah maka secara spontan memicu pelepasan hormon endorfin di otak. Dampaknya bisa menimbulkan rasa bahagia dan tenang,” urainya.
Donor darah juga, sambung Zam Zanariah, dapat merangsang tubuh pendonor untuk memproduksi sel-sel darah baru yang lebih segar. Kemudian, mampu menurunkan kadar zat besi berlebih dalam tubuh, sehingga meminimalisir risiko penyakit vaskular seperti hipertensi.
Khidmat Maulid Nabi
Kegiatan donor darah ini turut dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim. Tak sekadar menyemangati para santri yang berdonor darah, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu juga ikut mendonorkan darahnya.
Rangkaian acara pada Ponpes Al-Firdaus ini diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan tradisi Mahalul Qiyam (pembacaan sholawat). Selanjutnya tausiyah dari Amiruddin Muslih selaku pimpinan Ponpes.

Sambil menunggu giliran berdonor, para peserta disuguhi hiburan kearifan lokal berupa permainan seni musik Gambus Tunggal khas Lampung.
Penyelenggara juga membagikan 250 kembang telur karya santri untuk para pendonor dan masyarakat sekitar.
“Kembang telur ini merupakan tradisi peringatan Maulid Nabi yang kaya filosofi. Putih telur melambangkan kebersihan hati yang suci. Sedangkan kuning telur melambangkan sifat keemasan yang membawa manfaat serta kebaikan. Lalu cangkang telur diibaratkan sebagai pelindung tubuh dari sifat-sifat buruk,” jelas Dahrizal, ketua pelaksana kegiatan. (*)

