Share This Article
Pemprov Lampung menggenjot penanganan tuberkulosis (TB) lewat Peduli TB Lampung. Langkah optimalisasi platform digital ini untuk mempercepat penemuan dan pencatatan kasus secara masif di daerah.
(Onoff.id): Pemprov Lampung memperketat rantai penanganan tuberkulosis melalui pengawasan data digital yang terintegrasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan ribuan data skrining yang masuk melalui Peduli TB Lampung tidak sekadar menjadi angka di atas kertas, tanpa tindak lanjut medis yang konkret.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan setiap temuan suspek dari platform digital wajib dikawal hingga tuntas oleh para kader di lapangan.
Hingga kini, lebih dari 1.370 warga tercatat telah berpartisipasi mengisi skrining mandiri melalui kanal tersebut.
“Kami terus berupaya mendorong percepatan penanganan tuberkulosis dengan memastikan setiap hasil skrining yang masuk melalui website Peduli TB Lampung ditindaklanjuti hingga tahap pemeriksaan dan pencatatan kasus,” ujar Jihan, Selasa (6 Oktober 2026).
Sistem jemput bola diterapkan agar masyarakat yang masuk kelompok berisiko segera mendapat pemeriksaan lanjutan. Kader kesehatan di daerah diminta bergerak aktif mengawal warga yang terindikasi gejala agar tidak terlepas dari pantauan medis.
“Suspek jangan dilepas dan yang sudah diperiksa dicatat hasilnya, yang belum diperiksa harus terus dikejar oleh kader tuberkulosis,” tegas Jihan.(*)

