Share This Article
Kemandirian finansial menjadi poros utama dalam mengokohkan fondasi hidup para mualaf.
(Onoff.id): Pemahaman ini yang mendorong Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Mualaf Majelis Ulama Indonesia (MUI) merancang strategi lanjutan berkesinambungan usai ditutupnya kegiatan Bootcamp Muallaf Muharrik 2026.
Ketua LP2M MUI Pusat, K.H. Jamaluddin Faisal Hasyim, menjelaskan program prioritas tahun ini memang menitikberatkan pada aspek kemandirian finansial. Pendekatan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang kerap dihadapi para mualaf dalam menjalani kehidupan sehari-hari setelah memeluk Islam.
“Bootcamp ini merupakan salah satu program prioritas LP2M tahun ini yang sudah disetujui oleh pimpinan MUI dan didukung penuh oleh BAZNAS, dengan fokus utama pada sisi ekonomi,” ujar K.H. Jamaluddin, seperti dilansir mui.or.id, Senin (21 September 2026).
Lebih lanjut ia menerangkan, kebutuhan pembinaan mualaf mencakup banyak dimensi, mulai dari pemahaman keagamaan hingga penyiapan wadah usaha yang berkelanjutan.
Jejaring Ekonomi MUI
Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibekali pemetaan rencana kerja atau action plan untuk mengoptimalkan potensi bidang usaha masing-masing.
“Kami memilih fokus pada ekonomi dalam bootcamp ini karena sektor tersebut sangat mendesak bagi mereka. Selain itu, LP2M juga menyiapkan buku panduan khusus serta program lanjutan secara konsisten,” urai Jamaluddin.
Sebagai bagian dari tindak lanjut konkret, peserta diarahkan untuk masuk ke dalam jejaring ekonomi MUI serta mendapatkan pelatihan pemasaran digital. Setiap proposal usaha yang disusun peserta juga akan melalui tahap asesmen mendalam guna menentukan bentuk dukungan dan fasilitas yang paling tepat.
Tidak berhenti di tingkat pusat, LP2M MUI turut mendorong pembentukan kelembagaan resmi di berbagai daerah. Langkah strategis tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk menggandeng Kementerian Agama, penyuluh agama, serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS agar pembinaan mualaf dapat menjangkau wilayah minoritas secara merata.(*)

