Share This Article
Namanya Fatimah Az-Zahra Al-Qodri. Mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Intan Lampung ini, berhasil meraih Juara 1 cabang Tilawatil Al-Qur’an Remaja pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Kota Bandar Lampung, baru-baru ini.
(Onoff.id): Gadis yang akrab disapa Zahra ini mengawali perjalanannya di bidang tilawah sejak duduk di kelas 2 SD. Ia memulai masa belajarnya di bidang tilawah melalui bimbingan sang ayah yang juga qori tingkat provinsi.
Sebelumnya, sejak usia dua tahun, Zahra telah terbiasa mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an di lingkungan keluarga. Ia juga mengaku Ayahnya adalah sosok motivator baginya dalam hal tilawah.
“Ayah jadi sosok utama yang motivasi aku buat terus melangkah sejauh ini. Dulu Ayah selalu ngajarin Zahra ngaji tilawah sejak Zahra masih kecil,” kenangnya, Senin (12 Oktober 2026).
Untuk memperdalam kemampuannya, Zahra mulai belajar secara formal di TPA PTPN 7 Kedaton di bawah bimbingan Ustadz Syarifudin sejak kelas 4 SD.
Setelah sempat mengikuti beberapa perlombaan tanpa membawa pulang trofi, ia akhirnya berhasil menempati posisi ke-2 Tilawah Anak-Anak tingkat Provinsi Lampung pada kelas 8 SMP sebagai perwakilan Kabupaten Pesawaran.
Prestasinya pada tahun-tahun berikutnya kian melesat. Pada tahun 2022, ia meraih Juara 2 STQ Lampung Utara serta Juara 4 Tingkat Provinsi Lampung. Sedangkan pada tahun 2023, ia memenangkan Juara 1 STQ Pringsewu dan Juara 2 Tilawah Remaja Tingkat Provinsi di Saburai.
Ia kemudian terpilih mewakili Provinsi Lampung dalam ajang MTQ Nasional 2024 di Kalimantan Timur dan berhasil masuk dalam jajaran 20 besar nasional. Pada tahun 2026 ini, ia memenangkan Juara 1 MTQ Kota Bandar Lampung dan dijadwalkan maju ke MTQ tingkat provinsi.

Luruskan Niat
Di tengah aktivitas perkuliahan, Zahra tetap rutin berlatih. Untuk mengolah suara ia rutin latihan pernapasan dan berolahraga setiap pagi. Aktivitas tersebut dirasakan sangat membantunya, terutama saat melantunkan ayat-ayat suci yang membutuhkan nada tinggi.
Selain berkuliah, Zahra juga aktif menjadi pelatih ekstrakurikuler tilawah di asrama MTsN 2 Sukarame setiap Sabtu malam.
Di balik keberhasilan tampil di panggung dan berlatih rutin, Zahra mengakui senantiasa fokus meluruskan niat. Menurutnya, pencapaian yang didapat merupakan hasil dari niat yang tulus.
Resep lain yang dilakoninya tak pernah tinggal membaca Surat Al-Insyirah untuk mengatasi rasa gugup.
“Sebenarnya kalo kita selalu meluruskan niat buat belajar membaca, mengamalkan dan menjaga Al-Qur’an, pasti nanti Al-Qur’an sendiri yang akan memuliakan kita. Tapi jangan sampai kita menyalahgunakan Al-Qur’an hanya untuk takabur,” tuturnya.
Setelah memenangkan kompetisi di tingkat kota, Zahra tengah mempersiapkan diri untuk bertanding pada MTQ tingkat provinsi. Harapannya, langkahnya dapat berjalan mulus beranjak ke pentas MTQ nasional. (*)

